admin barusan aja jalan jalan di twitter, ngeliatin timeline sambil ngerjain tugas. Terus gak sengaja admin nemuin tweet yang diretweet temen admin. Ya benar, bunyinya "Seorang Imam, bukan Cowok."
Admin is wondering why he said that. Bukankah seorang Imam itu mesti cowok ya ? Kan di masjid masjid yang jadi imam kan cowok ? tentu tidak seperti itu yang dia maksud.
Memang di zaman ini diperlukan laki laki tangguh yang bisa memimpin, tidak hanya asal klaim "hey, aku seorang pemimpin" tetapi memang yang benar benar bisa mengarahkan dengan sebaik baik pengarahan.
Dalam kamus masyarakat, khususnya remaja, cowok itu digambarkan sebagai laki laki yang perangainya masih kekanak-kanakan, yang tidak punya tujuan hidup dan terlantung kesana kemari seperti kertas yang diterbangkan angin kencang.
Meskipun pada kenyataannya banyak sekali perempuan yang masih suka, masih seneng buat menjalin hubungan dengan cowok. Toh, tidak bisa dipungkiri bahwa para perempuan masih membutuhkan imam, dan senantiasa mengelu elukan imam ketika perempuan masih single.
Imam adalah sosok lelaki yang gentleman, yang dia tidak mudah marah dan larut dalam kesedihan, mentalnya stabil dan tak mudah terganggu, meski ada beberapa kekurangan tapi tidaklah sebanyak cowok. Imam bisa mengarahkan pasangannya ke arah terbaik, cowok mengarahkan pasangannya ke arah dirinya.
So buat para laki laki yang masih cowok, tidak ada kata terlambat untuk menitih langkah menjadi seorang imam, jika putus asa engkau letakkan di awal, maka sungguh putus nyawamu nanti tak akan tinggalkan suatu berharga. Mulai tegakkan tubuh dan picingkan mata, fokus pada tujuan, untuk menjadi imam, imam termanis untuk seorang perempuan terindah.
at last, wanita butuh seorang imam, bukan cowok.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar